Tuesday, 11 June 2013

Analisis Biaya Pemasaran



Perhatian manajemen  bergeser  ke pemasaran produknya seiring dengan semakin meningkatnya persaingan memperebutkan pasar, karena kegiatan produksi saja tidak akan menjamin dihasilkannya laba, jika  pemasaran produk tidak mampu merebut pasar. Manajemen perusahaan manufaktur yang semula memusatkan perhatiannya pada bidang produksi, mulai memperluas  perhatiannya  pada  bidang  pemasaran produknya, sejalan  dengan itu biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memasarkan produk semakin besar proporsinya dari keseluruhan biaya. Oleh karena itu, akuntansi  biaya  disamping mengolah dan menyajikan informasi biaya produksi, memperluas  kegiatannya  dalam pengolahan dan penyajian informasi biaya pemasaran, untuk memenuhi kebutuhan manajemen. Dalam arti luas biaya pemasaran  meliputi semua biaya yang terjadi sejak saat produk selesai diproduksi dan disimpan dalam gudang sampai dengan produk tersebut diubah kembali dalam bentuk uang tunai. Kegiatan pemasaran produk dimulai jauh sebelum produk selesai diproduksi.
Kegiatan  advertensi biasanya mengawali kegiatan pemasaran produk, setelah  produk  selesai diproduksiegiatan pemasaran dilaksanakan  melalui  serangkaian tindakan berikut  ini: penyimpanan  produk  di gudang, penjualan, pembungkusan dan pengiriman, penagihan  dan  pencatatan transaksi penjualan. Dengan demikian dalam arti luas biaya  pemasaran tidak hanya meliputi biaya penjualan saja, tetapi termasuk  di dalammya biaya advertensi, biaya pergudangan, biaya pembungkusan dan pengiriman, biaya kredit dan penagihan, dan biaya akuntansi pemasaran.


Penggolongan Biaya Pemasaran 
    Secara  garis besar  biaya pemasaran dapat dibagi menjadi dua golongan: 
1.       Biaya  untuk  mendapatkan pesanan (order-getting costs), yaitu semua  biaya  yang  dikeluarkan  dalam  usaha untuk memperoleh pesanan. 
2.       Biaya  untuk memenuhi pesanan (order-filling costs), yaitu semua biaya yang dikeluarkan untuk mengusahakan agar supaya produk sampai  ke tangan pembeli dan biaya-biaya untuk mengumpulkan piutang dari pembeli. 

   Menurut  fungsi pemasaran, biaya pemasaran digolongkan sebagai berikut: 
1.         Fungsi penjualan. Fungsi ini terdiri dari kegiatan untuk memenuhi pesanan yang diterima dari pelanggan. 
2.         Fungsi advertensi. Fungsi ini terdiri dari kegiatan perancangan dan pelaksanaan kegiatan order getting melalui kegiatan advertensi dan promosi.
3.         Fungsi pergudangan. Fungsi ini terdiri dari kegiatan penyimpanan produk jadi yang siap untuk dijual. 
4.         Biaya pembungkusan dan pengiriman. Fungsi ini terdiri dari kegiatan pembungkusan produk dan pengiriman produk kpd pembeli.
5.         Fungsi  kredit dan penagihan. Fungsi ini terdiri dari kegiatan pemantauan  kemampuan keuangan pelanggan dan penagihan piutang dari pelanggan.
6.         Fungsi  akuntansi pemasaran. Fungsi  ini terdiri dari kegiatan pembuatan faktur dan penyelenggaraan catatan akuntansi penjualan.

Cara Analisis Biaya Pemasaran
   Analisis biaya pemasaran bertujuan untuk penentuan harga pokok produk, pengendalian  biaya, perencanaan dan  pengarahan kegiatan pemasaran. Cara analisis biaya pemasaran dapat digolongkan menjadi tiga:

1. Analisis biaya pemasaran menurut jenis biaya atau obyek pengeluaran.
2. Analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran.
3. Analisis biaya pemasaran menurut usaha pemasaran.
  
1.      Analisis Biaya Pemasaran Menurut Jenis Biaya
   Dalam cara ini, biaya pemasaran dipecah sesuai dengan jenis-jenis  biaya pemasaran. Dalam cara analisis ini, manajemen dapat mengetahui rincian jenis biaya pemasaran, namun tidak dapat memperoleh informasi  mengenai  biaya yang telah dikeluarkan untuk menjalankan kegiatan pemasaran tertentu.
   Oleh  karena itu, cara  analisis  ini hanya baik dilakukan jika manajemen tidak menghadapi masalah pengukuran  efisiensi  kegiatan pemasaran tertentu, kemampuan tiap-tiap produk yang  dijual  dalam menghasilkan laba, cara penjualan yang  dijalankan  dan  kemampuan menghasilkan laba tiap-tiap daerah  pemasaran.
2.      Analisis Biaya Pemasaran Menurut Fungsi Pemasaran
   Analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran bertujuan untuk pengendalian biaya, dan untuk analisis biaya pemasaran menurut usaha pemasaran.
   Langkah analisis  biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran adalah sebagai berikut:
1. Menentukan  dengan jelas fungsi-fungsi pemasaran sehingga dapat ditentukan secara  tepat  manajer  yang bertanggung jawab untuk melaksanakan fungsi tersebut.
2. Menggolongkan  tiap-tiap  jenis  biaya  pemasaran sesuai dengan fungsinya.
3. Menentukan  satuan  ukuran  jasa yang dihasilkan oleh tiap-tiap fungsi.
         4. Menentukan biaya per satuan kegiatan pemasaran dengan cara membagi total biaya pemasaran yang dikeluarkan untuk fungsi tertentu dengan jumlah satuan jasa yang dihasilkan oleh fungsi yang bersangkutan.
3. Analisis Biaya Pemasaran Menurut Usaha Pemasaran
Analisis  biaya pemasaran menurut usaha pemasaran dapat dibagi sebagai berikut:

1.          Menurut jenis produk.
2.          Menurut daerah pemasaran.
3.          Menurut besar pesanan.
4.          Menurut saluran distribusi.
Langkah-langkah  yang  harus  ditempuh di dalam melakukan analisis biaya pemasaran: 
1.  Menggolongkan jenis biaya pemasaran menurut fungsinya.
2.  Menentukan jenis analisis yang akan dijalankan.
3.  Menggolongkan jenis  biaya pemasaran ke dalam: biaya langsung, biaya setengah langsung, dan biaya tidak langsung.
4.  Menentukan dasar alokasi biaya pemasaran.
5. Menentukan  hubungan antara biaya dengan pendapatan (revenues) yang diperoleh dari pengeluaran biaya tersebut, untuk setiap jenis produk, daerah pemasaran, besar order, atau saluran distribusi.

Posted by : Rizki Agusta / Accounting Media

Artikel Analisis Biaya Pemasaran diposting oleh Rizki Agusta pada Tuesday, 11 June 2013 . Terima kasih atas kunjungan Anda. Kritik dan saran dapat disampaikan melalui kotak komentar. Dilarang Copy-Paste tanpa melampirkan link sumbernya! Terimakasih.

No comments :

Post a Comment

Komentar, Kritik & Saran dapat Ditulis Disini..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...